Kamis, 24 November 2011

RENUNGAN PERJALANAN

Paijo duduk termenung dalam sudut rumah kontrakannya, sambil nyruput rokok filternya yang tinggal separo. Paijo termenung atas duka dan musibah yang telah dialaminya, tak terasa 2 tahun lamanya masalah dan musibah itu sudah terjadi dan tak kunjung usai . Paijo menerawang ke masa silam, ke masa-masa penuh keindahan. Masa dimana paijo bisa melakukan apa saja, bersama kekasih dan sahabat-sahabtnya.Ketika membayangkan wajah orang tuanya, paijo tak kuasa menahan tangis,lelaki tegar dan kuat itu, terpekur dalam butiran air mata yang sangat deras mengalir di pipinya. Sambil menatap foto wajah orang tuanya di dinding tembok yang kusam itu, Paijo bergumam lirih “ maafkan aku Bapak,..Ibu,..”

Sambil menyeka air matanya yang masih menetes di pipinya, paijo merenungkan kehidupan yang sudah dijalaninya. Paijo merasa dirinya tak berarti. Sudah dua tahun lamanya, kekasih Paijo menyingkir dari kehidupan Paijo, setelah mengalami kebangkrutan dan penipuan itu..Kebangkrutan dalam bisnis, kebangkrutan dalam tata kelola keuangan yang buruk.Paijo merenung, tak seharusnya kekasihnya Ngatinah menyingkir sedemikian rupa.Karena bagaimanapun apapun yang terjadi adalah keputusan Allah.Kata orang tua jaman dulu, kekasih harus hidup bersama baik dalam suka maupun duka, dan harus berusaha menutupi kekurangan masing-masing. Memikirkan hal ini, dada paijo semakin sesak.Paijo benar-benar mengalami kesendirian.Sudah setahun lamanya paijo sendiri dalam ruang kontrakannya yang sesak dan kusam itu ditemani oleh suara cicak yang selalu bersenandung tepat jam 1 malam.

Tanpa sadar paijo sudah lama duduk terpekur dalam sudut rumah kontrakannya itu lebih dari 1 jam,sambil bersandar di tembok, paijo samar-samar mendengarkan petuah dari Pak Syukri yang kembali terngiang dalam telinganya.”Apapun yang terjadi padamu Jo, syukurilah,itu bentuk Allah sayang padamu, Allah berusaha menyapamu lewat musibah dan masalah yang kau alami.” “Tanpa masalah itu, tanpa musibah itu, kau pasti akan selalu melupakan Allah.” Kata-kata dari Pak Syukri itu ibarat palu godam buat paijo.

Paijo sadar, bahwa kalau dipikir apa yang dialami ini adalah bentuk keadilan Allah, dan bentuk rasa sayang Allah. Paijo merenung, bahwa selama puluhan tahun hidup di dunia, Paijo selalu dalam kesenangan, apapun yang paijo inginkan selalu berhasil diraihnya. Dalam masalah harta Paijo bener-benar tidak kekurangan.Orang tua paijo adalah orang yang berkecukupan, sehingga paijo selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. “Sehingga ketika kebangkrutan ini terjadi, ketika musibah itu terjadi tak seharusnya aku menyalahkan keadaan, gumam paijo” Apa arti kebangkrutan ini, ketertpurukan ini, musibah ini, dengan puluhan tahun aku hidup dalam kesenangan.Aku harus bangkit, aku harus tidak kalah dengan masalah ini,”Aku harus BANGKIT!..Tapi bagaimana caranya aku bangkit??? Masalah itu sedemikian kompleks, aku harus memulai darimana???.Ketika paijo baru berbicara dengan halusinasinya, tiba-tiba telpnnya berdering,paijo melihat dengan seksama nama yang tertera di layar handphonenya,..ah sms dari Partoyo. Di sms tersebut Partoyo mengabarkan bahwa dia sudah didepan rumah kontrakannya. Paijo dengan setengah malas beranjak dari dudknya dan melangkag dengan gontai menuju depan rmah dimana Partoyo berada. Membayangkan Partoyo, Paijo merasa bersyukur punya temen seperti dia. Yah, Partoyo adalah sosok yang selalu berpikir positif, meski dengan berat bdan yang ekstra sehingga menimbulkan kesan lamban dalam berperilaku, Partoyo selalu jadi tumbal ejeken temen2, Partoyo selalu tersenyum atas ejekan itu.Dengan cirikhas selalu memakai jaket, Partoyo adalah orang yang menurutku percaya dirinya terlalu berlebihan, namun bagiku itulah kekuatan dirinya.
“Piye bos, sapaku padanya”, setelah aku sampai didepan warung kucingan didepan rumah kontrakkanku. Sambil mengunyah sate didepannya, dia berkata “ Nggak bos, mau nganter proposal yang buat acara besok”. Ooo dah jadi to bos, kataku.” Jadi to yaaa!!” sambil dia menceritakan planning rencananya besok. Perlu diketahui, Paijo dan Partoyo sama-sama bergabung dalam Komunitas Branjang Kawutan (KBK), Komunitas yang mewadai anak-anak muda berjiwa sosial. Kebtulan KBK akan mengadakan acara peduli sosial pada saat ramadhan tiba.
Yah meski Paijo sedang mengalami masalah yang pelik, Paijo tetap total demi Komunitasnya. Paijo merasa, bahwa apa yang terjadi pada dirinya biarlah dirinya sendiri yang tahu. Paijo tidak ingin menyusahkan temen-temennya. Paijo merasa biarlah, apapun yang terjadi biarlah aku sendiri yang akan menanggung akibatnya. Inilah ciri dari seorang laki-laki, yang harus bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya.Karena bagi paijo, setiap apapun pasti ada resikonya. Tidak ada sebuah perilaku yang tanpa resiko.Bahkan yang dianggap aman sekalipun.Karena ini sudah hukum alam. Biarlah waktu yang akan membuktikan, begitu kata paijo kepada dirinya sendiri.
Tak terasa Paijo dan Partoyo sudah 1 jam berdiskusi mengenai langkah dan rencana kegiatan yang akan dilakukan KBK. Partoyo pun pamit untuk kembali ke habitatynya, dan Paijopun kembali melangkah gontai menuju sudut pembaringan kamar rumah kontrakannya dengan sejuta pikiran atas apa yang terjadi pada besok pagi

Setelah sampai pada pembaringan kamar rumah kontrakannya, paijo langsung terlelap tidur.Wajah paijo menampakkan guratan kesedihan yang mendalam.Dalam sepi, tanpa temen dan keluarga.Disaat tidur itulah paijo merasa semua masalah seakan hilang seketika,walau itu hanya sementara. Tepat jam 02.30 seperti biasanya tiap hari,paijo terbangun.Paijo segera beranjak menuju kamar mandi untuk membasahi tubuhnya dengan air wudhu.Paijo ingin curhat kepada Allah.Kepada sang pencipta.Sajadah lusuh segera dibentangkan dalam kamar rumah kontrakannya yang kecil. Dengan bersimpuh dihadapan Sang Pencipta, Paijo menumpahkan uneg-unegnya tanpa tedeng aling-aling kepada Allah. Paijo menengadahkan tangannya seraya berbisik :
Ya Allah sang penggenggam alam semesta, Engkaulah pemilik alam semesta ini.Engkaulah maha dari segala maha yang ada di dunia. Malam ini, hambaMU ini bersujud dihadapanMU, bersimpuh untuk bermohon kepadaMU. Kepada siapa lagi aku bermohon selain kepadaMU. Ya Allah, aku tahu apa yang terjadi kepadaku ini merupakan wujud dari kasih sayangMU.Tapi aku mohon kepadaMU ya Allah, berikan aku kesabaran, berikan aku kekuatan untuk menerima ujian dariMU.Jangan Kau campakkan aku dari perhatiannMU ya Allah. Dan jangan Kau tinggalkan aku. Disaat orang-orang terdekatku meningggalkan aku, aku mohon kepadaMU, Engkau jangan turut meninggalkanku.Aku masih butuh Engkau ya Allah.Aku masih butuh Engkau. Ya Allah, andai apa yang terjadi padaku adalah bentuk dosa-dosaku dimasa lalu, aku ikhlas menjalaninya, aku ikhlas jika memang ini bentuk hukumanku.Aku iklhas ya Allah.Tapi pintaku jangan kau campakkan aku.” Tak terasa paijo berdoa sambil berlinang air mata, tak terasa air matanya bercucuran dan paijo melanjutkan.”Ya Allah, aku sudah mengecewakan orang tuaku, aku sudah mengecewakan mereka, meski dia tidak tahu apa-apa, biarlah aku tanggung semua ini ya Allah,meski aku sadar bahwa sebenarnya apa yang terjadi padaku ini akibat ketololanku,akibat keteledoranku.Namun nasi sudah menjadi bubur,aku yakin ini semua adalah takdirku yang harus aku jalani.Semua ini sudah merupakan kehendakMU. Ya Allah, biarlah orang mencibirku dengan apa yang terjadi padaku, biarlah orang menghujatku tanpa mereka tahu apa yang terjadi sesungguhnya, biarlah itu tetap terjadi, jika memang itu bisa memuaskan mereka. Aku tidak peduli pendapat orang tentang aku, yang aku pedulikan hanya kasih sayangMU padaku. Entah kepada siapa lagi aku berbagi selain kepadaMU ya Allah.Pintaku terakhir dimalam yang hening ini, jadikan aku orang yang bersyukur atas nikmat yang kau berikan.Jadikan aku bersyukur atas musibah yang terjadi, atas semua yang terjadi sama diriku.Jangan kau jadikan aku menjadi manusia pecundang. Aku mohon ya Allah aku mohon.Amin
Sambil menyeka air mata yang tak terasa menetes dipipinya, paijo melanjutkan aktivitasnya dikeheningan malam dengan bermeditasi, merenungkan perjalanan hidupnya. Meditasi biasa paijo lakukan tiap menjelang pagi, sehabis melakukan sholat malam. Dalam meditasi, paijo berusaha menselaraskan alam dan pikirannya untuk mencapai keadaan zero.Paijo ingin menghilangkan masalahnya sejenak.Paijo ingin menciptakan dan membangunkan alam sadarnya untuk fokus pada titik keberhasilan yang diinginkan. Selama 30 menit lamanya paijo bermeditasi, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi. Paijo harus siap-siap menjalankan rutinitas pekerjaannya di pagi harinya. Dengan agak malas, paijo mengambil secarik kertas, dan menuliskan rencananya di hari itu.Dengan menghela nafas panjang, paijo merasa hari ini detak jantungnya akan berpacu kencang, karena hari ini,paijo harus berhadapan dengan orang-orang dimana paijo mempunyai masalah dengan orang-orang tersebut.. Kira-kira ada 3 orang yang harus dihadapi paijo.”Aku harus tenang, dan aku harus hadapi!” demikian kata paijo menguatkan hatinya. Setelah menuliskan beberapa rencananya dan cara menghadapi orang-orang tersebut, paijo lalu merebahkan dirinya sejenak sambil melihat berita di televisi mengenai kejadian hari itu. Seperti biasa, berita di televisi, masih dihiasi dengan kasus korupsi yang tidak kunjung usai, dan masalah penderitaaan rakyat yang berkepanjangan. Hati paijo merasa miris melihat pnderitaan rakyat di televisi. Bagi paijo,amanah yang sudah diberikan rakyat oleh para penguasa tersebut, sudah disia-siakan. “Ah andai aku jadi orang kaya, dan jutawan, aku ingin memberdayakan mereka.Kasihan nasib kaum marjinal, mereka selalu merasa terpinggirkan”.”Tapi sayang,aku sekarangpun jadi orang marjinal,.mana mungkin aku bisa berbuat untuk mereka??” ah aku mimpi kali yaaaa”


Bumi Ngaliyan,Semarang

September 2010

Sok Tahu

Di terik yang panas ini paijo bersama dengan kawannya Paidi, menyusuri kota Semarang yang sangat panas. Dengen mengendarai sepeda motor butut milik Paidi, Paijo menyusuri sepanjang jalan dan lorong di kota yang terkenal julukannya sebagai kota Lunpia. Entah apa yang dilakukan kedua sahabat itu, sehingga tak terasa 1 jam berlalu, keduanya sudah muter-muter gak karuan. Paidi yang selama kuliah bersama paijo terkesan diam, mulai jenuh dengan rutinitas muterisme ini.Paidi dengan menyeka keringat di dahinya, nyletuk ke Paijo, “Jo, gimana kalau kita cari es duren aja di erlangga, sambil leyeh2, siapa tahu ada denyom cantik disana?? Gimana Jo? Kata Paidi penuh harap.Tanpa berpikir panjang, karena memang otaknya paijo gak panjang, paijo mengiyakan ajakan Paidi. “Ayyuukk, sapa takut.”


Kemudian dengan semangat 45 kedua sahabat itu meluncur ke arah jalan erlangga. Sebuah jalan yang masih tidak berubah, dan masih seperti dahulu kala, ketika Paijo dan Paidi, menuntut ilmunya di Semarang selama puluhan tahun. Di sudut sebuah taman, dibelakang toserba yang dulu dinamakan Mickey Mouse itu, Paijo dan Paidi mengambil tempat duduk tepat di pojokan dibawah pohon. Sambil memesan es duren dan tahu gimbal Paidi keduanya terlibat percakapan yang seru.Kalau aku melihat orang disekelilingku,aku merasa melihat mereka itu bahagia?bener ndak Jo ? Lihat mereka datang dengan senyu merekah, baju baru dan tanpa ada raut muka yang kusam.” Kata Paidi. “Ah belunm tentu nda,..kata si Paijo."mereka bahagia itu khan menurutmu.coba itu lihat disebelah sana,ada cewek yg sorot matanya kosong".Mana bro?kata Paidi..Itu tuch yang pake baju merah muda".Kamoe itu ada2 aja to Jo, lha wong cewek tatapannya kosong kamoe kira gak bahagia.mungkin dia lagi bingung mikirin hartanya dirumah.mungkin juga dia lagi bingung mikirin besok dia mau beli mobil apa.jadi dia pasti bahagia Jo, coba aja kamu lihat cara duduknya,rileks bin santai meski dia pake rok mini yang superketat, hahahahaha, kata Paidi dengan cuek.

Sakkarepmu Di,kata paijo dengan enteng.yg penting kalo aku tebak dia pasti lagi sedih.

“Ya udah gini aja Jo,gak peduli dia bahagia atau sedih,yang penting kita tetap positif aja cara pandangnya.bagi kita mau bahagia dan sedih orang itu,apa terus bisa merubah nasib kita?khan gak to.yang penting,kita gak usah gampang menerka orang dengan pikiran kita sendiri secara negatif.kita harus belajar berpikir positif mengenai apa saja.oke.karena kebahagiaan cewek itu,khan kebahagiaan kita juga to nda.kesedihan cewek itu juga kesedihan kita.Sekarang ini khan lagi jaman orang gak peduli ma sesama.yang dipikirn dirinya sendiri dan keluarganya aja.lihat itu disana,banyak orang yang stres dan depresi."Karena apa,kau tahu ndak?"ya karena dia tidak pernah mendapatkan kasih sayang yang semestinya.jiwa-jiwa manusia sekarang dah kerdil.Ingat khan,sebagai sesama warga bangsa khan kita bersaudara.jadi hapuskan sekat-sekat itu.Jadi kalau menurut kamoe, cewek itu lagi sedih,..ayo kita tolong,gimana mumpung dia sendirian aja? Dan lihat tuch Jo, rambutnya menjuntai indah, matanya itu Jo, wuih cantiknya, dah lihat jo, bodynya yahuudd, kata Paidi penuh semangat kepada Paijo.”Tapi kamoe dulu ya,yang ngajak kenalan?berani ndak?kata Paijo menantang Paidi.””Ah gaklah..aku takut.” Loh gimana to, kata Paijo, katanya memuji penuh sensasi, ngajak kenalan kok takut, daridulu kamu itu memang penakut sama cewek Di,dan juga kamoe itu dari dulu emang omong doang,.sama cewek penakut.gitu kok pengen melepas jomblo."ya udah kalo gitu kita sekarang pergi aja dari sini, daripada otak ngeresmu berkeliaran tak terkendali." Sambil bersungut-sungut Paidi mengiyakan ajakan Paijo untuk pergi dari situ, meski es durennya masih tersisa separo. Namun dasar Paidi, sebelum pergi, dia melirik nakal ke arah tubuh sang perempuan.

Ya begitulah manusia,kadang suka menerka sesuai alam pikirannya.padahal apa yang dipikirin belum tentu sesuai kenyataan.dan lagi hebohnya,sudah menerka,tidak real,diomong-omongin lagi.wah..wah..

Inilah kehidupan dikanan kiri kita.banyak peramal dadakan yang seenaknya sendiri.bahkan dia menganggap apa yg dia lakukan seolah-olah bener orang lain yang salah.Apalagi juga dengan menghakimi orang.Jadi semua itu baginya merupakan kepuasan tersendiri.Seolah-olah dengan begitu dia sudah bisa merasakan orgasme.

Yah,memang rumit.namun ini memang potret masyakarakat kita.mau gimana lagi

Bumi Semarang
21 Nopember 2011

CInta itu Tidak Buta ( Tinjauan Psikologis )

Paijo duduk lesu di tepian sawah dekat rumahnya di Jogjkarta. Sambil melihat pesona keindahan gunung merapi,Paijo kembali merenungkan perjalanan hidupnya dalam sebulan ini. Yah sebulan ini paijo merasa bahwa hidupnya penuh dengan campur aduk tidak karuan karena cinta. Yang bikin hati paijo merasa tak karuan, apalagi kalau bukan sosok seorang gadis yang tidak bisa ia lupakan yang baru ia kenal sebulan yang lalu.Sesosok gadis cantik nan ayu dengan jilbab selalu menghias diwajahnya. Paijo terasa tenang bila bisa mengingat wajahnya.Masalah yang dihadapi paijo terasa hilang seketika, bila wajahnya berkelebat dalam sanubari paijo walau hanya sedetik saja.



Belum lamunan akan gadis cantik berjilbab itu, terlintas lama, paijo dikagetkan oleh tepukan di punggungnya,”Jo,.ngapain sich sore2 gini melamun ditengah sawah, sendirian lagi?” Ntar kalau kena setan lewat berabe loh?” Oh ternyata si Paidi teman paijo yang tinggal di daerah wirobrajan arah alun-alun kidul.”Oh kamu to Di, ngapain kamu sore2 datang kesini, ngagetin lagi,pasti ada sesuatu nich?” kata paijo.”Oh ndak kok jo, aku tadi kebetulan mampir, sekalian nganter cewekku yang mau bikin tugas di rumah temannya di daerah Griya Perwita sini.Lha kamu sendiri ngalamun begini kenapa Jo,.kayaknya kok bebannya berat banget,kayak mikir Negara aja? Kata Paidi berusaha menebak pikiran Paijo. “Ah ndak juga kok Di,cuman aku lagi bingung tentang sikap perempuan nich, lagi merenung aja makna perempuan di hati laki2,.heheheh, kelakar paijo”.”Emang ada apa Jo dengan perempuan,khan daridulu perempuan itu misterius, masak sampeyan baru tahu sich,…ya to?.kata Paidi ngingetin.”Iya sih Di, cuman yang ini lain,sangat begitu misterius, bahkan mengganggu pola kerja dan kehidupanku nich.? Dia benar2 spesial, aku sendiri juga tidak tahu karena apa, apa mungkin dia cintaku di masa lampau ya,,saat ribuan tahun yang lalu,..heheh, Paijo berusaha bercanda.””Loh kamu itu juga misterius Jo,seneng kok ndak tahu karena apa?aneh.Emang si perempuan itu siapa dan anak mana? Apa anak Jogja juga, apa dia anak Sultan Jogja? Anak Menteri, Lurah atau Model Top Jogja??”.Oo tidak kok Di, dia anak semarang,dia orang biasa-biasa aja, yang jelas anaknya orangtuanya Di, baru 2 bulan kita bertemu, dan sebulan lalu aku nembak dia, itu aja juga akibat desakan dia sendiri”.”Lalu yang membuat kamu kepikiran apa Jo?? Cintamu ditolak? Lalu kamu stres, dan merenung ditengah sawah ini sambil memikirkan dia yaa??



Bukan itu Di, bukan masalah ditolak atau tidak, namun ini aneh aja.Aneh banget.Bagaimana gak aneh Di, habis aku nembak dia, aku memang tidak mendapat jawaban penerimaan dari dia, namun aku merasa dia saat itu juga menerima, karena kata2nya dan sikapnya menyatakan demikian, tapi entah ya, kalau itu hanya untuk menyenangkan aku.Tapi 3-4 hari kemudian dia masih mesra-mesraan sama aku via sms, dan telpon, tapi setelah hari kelima, lambat laun dia berubah, dan menjaga jarak.Alasannya sich karena sibuk tugas kuliah.Namum masak 24 jam balas sms hanya 1 detik gak bisa to Di.Itulah yang bikin aku sekarang gak karu2an, dia bener2 bikin aku jatuh termabuk mabuk, tanpa tahu alasannya.” Oo itu to, persoalanmu Jo, yah mungkin memang dia sibuk Jo, atau mungkin dia gak mau diganggu.Atau barangkali dia sudah ada pilihan yang lain Jo selain kamu”.”Ah entahlah Di, aku pusing,aku pernah mencoba menghubunginya, namun dia malas bicara sama aku, bahkan smsku aja tidak pernah dibalas,tapi kalau toh dia punya cowok lain, kayaknya ndak mungkin,tapi kalau toh mungkin, ya seharusnya dia bicara saja khan Di,..ah tapi gak mungkin Di, aku tahu dia banget.Aku masih berpikir positif tentang dia.””Ya udah gini aja Jo sekarang mendingan kamu melupakannya, jangan terlalu sering dipikir, kamu sendiri yang rugi, mending gak usah sms-smsan dulu ma dia, tunggu sampai dia menghubungi.Namun kalau ternyata dia gak menghubungi, yah berarti kamu memang ditinggalkannya Jo, dan kamu harus sabar.Berarti dia gak sayang sama kamu, berarti dia gak peduli sama kamu,itu aja Jo, simple khan?kata paidi berusaha menentramkan Paijo.”Iya sich Di, sudah aku coba, namun aku gak bisa,sungguh, sudah lama rasanya aku tidak pernah merasakan sensasi seperti ini, tidak pernah rasa ini begitu menghantuiku setiap detik.Yang ada hanya keinginanku untuk selalu bertemu dia walau hanya via sms.”.” Nach itulah Jo, mending sekarang kamu hentikan dulu smsmu, hentikan dulu pikiranmu, yakinlah akan perkataanku diatas.Kalau dia peduli kamu, pasti dia akan sms kamu Jo, pasti itu.Jadi mending kamu sekarang, urus itu kegiatan2mu yang terbengkelai, bikin kesibukan, jangan sedetikpun mengingat dia untuk sementara.Aku pernah dibilangin cewekku, cewek itu kadang kalau lagi malas bertemu, ya begitu, namun kalau dia kangen, pengen ketemu, jangan harap Jo kita bisa menolak,.itulah cewek.Jadi sekarang, sekali lagi yakinlah dengan kata2ku diatas,Percuma kamu ngalamunin dia, kalau dia tidak memikirkan kamu khan?? Apalagi kamu punya banyak temen yang peduli sama kamu, dan aku yakin Jo, kamu pasti akan mendapatkan yang terbaik.Karena kamu orangnya baik sama sesama, gak neko-neko, dan lagi niatmu sama dia khan baik.Itu bisa menjadi pendorong Allah untuk menolongmu Jo, untuk membukakan hati dia. Tapi, kalau dia gak cinta dan sayang sama kamu, ya jangan dipaksa Jo, kita harus ikhlas,Cinta khan bukan paksaan.Bener khan Jo??.Harusnya kamu lebih paham dech tentang yang beginian, aku khan banyak belajar dari kamu Jo, temen-temen juga banyak belajar dari kamu, tunjukkan bahwa kamu masih punya semangat, jangan sampai down, nanti apa kata dunia?? Seorang aktivis,motivator, down dan sutris hanya gara2 cintanya bertepuk sebelah tangan,.khan malu-maluin.Ayok temen semangat.Lihat itu gunung merapi didepanmu, dia tetap menjulang tinggi walau letusan selalu datang menerpanya.”



“Terima kasih di, kata paijo lirih, aku akan mencobanya meski itu sulit sekali bagiku, moga2 masih ada cahaya kepedulian dihatinya untukku Di, meski hanya cahaya itu seperti cahaya lilinm namun aku cukup seneng, semoga, perkataanmu benar, kalau dia sayang dan peduli sama aku, atau minimal ia tidak main2 dengan kata-katanya2 yang diucapkan ma aku, dia pasti akan menghubungiku, tapi jika ternyata tidak, aku ikhals untuk tidak memaksanya.Cuman aku juga berharap dan berdoa Di,semoga dia menghubungiku,aku sangat yakin dia anak baik, tidak tega menyakiti perasaan orang, aku yakin pasti dia ntar akan datang kembali padaku, meski bukan sebagai seorang kekasih, namun sebagai seorang sahabt Di, itupun juga sudah bikin aku bahagia.Karena perasaanku ini tidak bisa dibohongi, yang ini lain,yah aku tidak akan berpikir sesuatu yang tidak jelas, moga2 semua hanya perasaanku aja Di, semoga.”kata Paijo berharap.” Nach gitu dong Jo, sekarang mending kita ke angkringan mas dodot aja gimana di gejayan,.ketemu temen2 ngobrol ngalor ngidul, daripada disini kamu melamun gak karuan.Mulai sekarang lupakan dia sejenak, dan doakan dia saja Jo, mungkin barangkali dia masih ada yang perlu diselesaikan dulu,oke?? gimana? Mau ke angkringan mas dodot? kata Paidi sedikit memaksa”.”Ayukkk aja dech Di, tapi jangan malam-malam ya pulangnya, karena aku shubuh harus kembali lagi ke Semarang, karena kerjaan di kantor sudah menumpuk.”.Beressssssssss bosssss, kata Paidi bersemangat, dan kedua sahabat itu dengan langkah kaki yang bersemangat meninggalkan persawahan di bukit kaliurang itu untuk menuju angkringan mas dodot.



Saudaraku, benar kata orang, cinta itu buta, kadang kita tidak mengerti kenapa kita mencintai seseorang.Begitu misteriusnya cinta, banyak orang yang jatuh karena cinta.Menurut Pakar psikologi Sternberg, cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan. Ada kisah tentang perang memperebutkan kekuasaan, misteri, permainan, dsb. Kisah pada setiap orang berasal dari “skenario” yang sudah dikenalnya, apakah dari orang tua, pengalaman, cerita, dsb. Kisah ini biasanya mempengaruhi orang bagaimana ia bersikap dan bertindak dalam sebuah hubungan.

Seperti kisah cinta paijo diatas, dia mencintai sosok perempuan, tanpa dia tahu alasanny, kata orang sekarang, jatuh cinta pada pandangan pertama, itu sah-sah saja, namun menurut teori diatas, meski tanpa alasa, sebenarnya paijo secara tidak sadar, atau alam bawah sadarnya merefleksikan sebuah kisah, atau skenario yang sudah dibikinnya sendiri, entah pengalaman masa lampau, kisah hubungnnya denga sahabat2nya, atau mungkin refleksi alam pikirannya tentang sosok seoarang perempuan.Menurut Sternberg, setiap komponen itu pada tiap-tiap orang berbeda derajatnya. Ada yang hanya tinggi di gairah, tapi rendah pada komitmen. Sedangkan cinta yang ideal adalah apabila ketiga komitmen itu berada dalam proporsi yang sesuai pada suatu waktu tertentu. Misalnya pada tahap awal hubungan, yang paling besar adalah komponen keintiman. Setelah keintiman berlanjut pada gairah yang lebih besar (dalam beberapa budaya) harus disertai dengan komitmen yang lebih besar, misalnya melalui perkawinan. Dalam kasus paijo diatas, komponen keintiman begitu menonjol, meskipun keintiman ini bukan berarti seks,, disini paijo merasa ingin selalu bertemu perempuan yang dipujanya, walau hanya sms, sehingga ketika sms2 dan pertemuan itu berhenti, paijo mengalami konflik bathin.Dan konflik itu bisa diakhiri hanya dengan satu cara, yaitu mengalihkan perhatian dan pikiran ketika Paijo memikirkan dia.Jadi apa yang dikatakan Paidi tadi benar, jadi Paijo memang seharusnya menghentikan sementara dulu sms-smsnya sampai si perempuan menghubunginya.Karena bagaimanapun, perempuan itu akan menghubungi paijo, jika memang membuthkan paijo dan merasa peduli dan sayang ke Paijo.Mengenai sikap perempuan itu yang tiba-tiba menjaga jarak dan berubah seketika, mungkin ada beberapa alasan, yang mungkin secara psikologis bisa dijelaskan.Pertama, barangkali paijo merasa menyakiti hati perempuan dari sisi alam bawah sadar.Mungkin ada konsep si perempuan yang ditabrak Paijo dalam pola hubungan yang singkat itu.Kedua, tipe perempuan itu sendiri, umumnya wanita tertarik pada pria, mulanya dari sesuatu perilaku si pria yang mempesona ( dalam ) baru ke fisik ( luar ) contoh : biasanya perempuan yang menikahi seorang pria yang parameter utamanya adalah penampilan. selalu ada parameter lain yang digunakan si perempuan sebelum urusan penampilan : Karakter ( penyayang, sabar, perhatian ), kemampuan ( mampu membuat orang lain merasa berharga, etc ), Agama, dan kemampuan finansial biasanya menjadi tolak ukur yang lebih tinggi prioritasnya daripada penampilan ( ganteng, cute, atau tampak tua ).Nach dalam konteks paijo tersebut, barangkali, si perempuan merasa ada yang tidak singkron antara konsep pikiran alam bawah sadarnya dengan kenyataa, apalagi Paijo menyayangi seorang perempuan yang usianya 19 tahun ( masa remaja ahhir )Bahkan menurut teori Erickson masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri. Gagasan Erickson ini dikuatkan oleh James Marcia yang menemukan bahwa ada empat status identitas diri pada remaja yaitu identity diffusion/ confussion, moratorium, foreclosure, dan identity achieved (Santrock, 2003, Papalia, dkk, 2001, Monks, dkk, 2000, Muss, 1988). Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja. Jadi kasus perempuan merasa bahwa dia masih sibuk dengan dirinya ( tugas kuliah, keluarga/ortu, temennya ) dan dia tidak mau diganggu oleh Paijo yang mungkin terlalu dianggap perempuan itu tidak cocok dengan konsep yang ada pada dirinya.

Dan terakhir jalan yang terbaij bagi paijo adalah menselaraskan konsep dirinya dengan konsep diri perempuan itu, dan menunggu adalah jawaban yang tepat untuk paijo,karena dengan dia selalu menghubungi maka justru akan menabrak konsep diri si perempuan tersebut.Seperti telah diuraikan diatas, pada hubungn cinta antara Paijo dan perempuan tersebut sangat ditentukan oleh pengalamannya sendiri mulai dari masa kanak-kanak. Bagaimana orang tuanya saling mengekspresikan perasaan cinta mereka (atau malah bertengkar melulu..). Hubungan awal dengan teman-teman dekat, kisah-kisah romantis sampai yang horor, dsb. akan membekas dan mempengaruhi seseorang dalam berhubungan, baik dari sisi Paijo dan perempuan tersebut. Karenanya setiap orang disarankan untuk menyadari kisah cinta yang ditulis untuk dirinya sendiri.

Memang teori Sternberg tentang cinta ini belumlah lengkap dan memuaskan semua orang misalnya bagaimana teori ini dapat menjelaskan cinta ibu terhadap anak-anaknya?

Atau bagaimana cinta dapat dipertentangkan dengan perang dan kebencian?

Hanya saja, sebagai sebuah deskripsi ilmiah terhadap fenomena cinta antara Paijo dan perempuan tersebut, teori ini dapat dikatakan cukup membantu dalam memetakan pola-pola hubungan cinta antar individu.Sukses buat paijo

Jogjakarta 08 Nopember 2011

N.A.K